0
Peserta
0
Mentor

Pengembangan kapasitas Insan Kreatif meliputi peningkatan pengetahuan bisnis model, metal model, kompetensi desain kriya dan fesyen, kunjungan ke sentra kreatif unggulan di Bali.


Bali Creative Industry Center kembali mengadakan kegiatan Pelatihan Kriya, Fesyen & Kewirausahaan yang berjudul “Creative Camp 2016″. Pelatihan ini dilaksanakan selama 6 hari mulai tanggal 29 Agustus hingga 3 September 2016 di Desa Adat Penglipuran, Bangli, Bali. Kegiatan Pelatihan Kriya, Fesyen dan Kewirausahaan ini sebagai salah satu kegiatan dalam rangka peningkatan kapasitas SDM kreatif nasional, meningkatkan kualitas mutu desain kriya yang terdiri dari: Home Decor, Gift, Toys; dan Fesyen/Aksesoris: Clothing, Bags and Luggage, Footwear, Jewellery dan Creativepreneursip. Pelatihan ditujukan bagi pelaku industri kreatif: Civitas Akademik, Praktisi, Asosiasi, Desainer dan IKM, dengan memanfaatkan material produk dalam negeri.

Materi pelatihan desain berisi: wawasan desain, sketsa ide, pengetahuan material, tren, proses produksi dan pengembangan produk baru. Materi kewirausahaan terdiri dari: mental model, bisnis model dan rencana usaha, pembiayaan, manajemen bisnis, pemasaran dan keberlanjutan usaha.

Kegiatan Creative Camp ini melibatkan pelaku kreatif yang terdiri dari 70 peserta yang masing-masing mewakili Perguruan Tinggi/Asosiasi/Praktisi/IKM Kreatif di Indonesia. Beberapa pakar dibidangnya yang menjadi mentor Creative Camp antara lain:

1. Adhi Nugraha (President of Indonesian Industrial Design Alliance)
2. Ratna Cora (Fashion Resercher, Charwoman Fashion Design, Department of ISI Denpasar)
3. Dina Midiani (Fashion Resercher, Chairwoman of Indonesian Fashion Chamber)
4. Genie Anggita (Creative Director of Bali Creative Industry Center)
5. Renaldi Ahmad (Founder of @exploreindonesia.id network & social media director at Crack.inc)
6. Lukman (Founder of Batik Fractral R&D Director)
7. Galih Mulya (Founder of Embara Film)
8. Benny Fajarai (Founder of Qlapa.com)
9. Abie Abdillah (Founder & CEO of Studio Hiji, Vice Director of PIRNas (Indonesian Rattan Innovation Center))
10. Arief Budiman (Founder & CEO of Petak Umpet Yogyakarta)

Tujuan dari Camp adalah untuk mengembangkan kapasitas SDM kreatif melalui peningkatan wawasan desain tentang material, proses, teknologi dan tren, kriya, fesyen dan kewirausahaan; mengembangkan kapasitas SDM kreatif melalui peningkatan keterampilan desain; mengembangkan kapasitas SDM kreatif melalui peningkatan jejaring antar peserta, narasumber dan komunitas kreatif. Agar tujuan dapat tercapai dengan maksimal, kegiatan Creative Camp menerapkan beberapa metode dalam menyampaikan materi kepada peserta, diantaranya metode classroom, praktek, games dan benchmarking. Tiap metode memiliki nilai masing-masing untuk menjembatani ilmu dari mentor kepada peserta.

Dari serangkaian kegiatan Creative Camp 2016 ini diharapkan peserta mampu menambah pemahaman wawasan desain yang meliputi design thinking, material, proses dan trend forecasting. Paham mengenai branding: advertising dan digital marketing yang mampu menunjang pemasaran produk maupun usaha bagi peserta. Peserta mengetahui pemahaman bisnis: mental model & bisnis model, yaitu bagaimana pola pikir yang benar dalam  membangun bisnis dan langkah membangun bisnis. Creative Camp sebagai ajang jejaring antar pelaku industri kreatif, berbagi pengalaman dan membangun kerjasama antar disiplin ilmu desain yang nantinya dapat memberi dampak nyata bagi pelaku usaha di Indonesia. (rexsa/zota)