Ararya

M. Arif Susanto

Ararya merupakan brand aksesoris Indonesia yang konsen dengan eksplorasi material kaca sebagai signature utama yang diusung. Ararya terdiri dari berbagai macam aksesoris yang diinovasikan dari desain bentuk atau penggunaan aksesoris baru.
Ararya diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti kebangsawanan, sehingga diharapkan brand aksesori ini mampu menjadi brand dengan tingkatan tertinggi, disegani dengan berbagai kelebihannya. Selain itu, Ararya mewakili bahwa produk yang dijual merupakan produk yang berkualitas dan berada di puncak tertinggi sebuah brand aksesoris.

Visi

Menjadi brand aksesoris Indonesia berskala nasional-internasional dengan konsentrasi di eksplorasi material kaca dan mengangkat kearifan lokal Indonesia.

Misi

  1. Membuat inovasi eksplorasi kaca dengan berbagai pengembangan yang sesuai dengan perkembangan zaman
  2. Menciptakan desain yang sesuai dengan karakteristik wanita urban dan modern
  3. Mempertahankan craftmanship local pembuatan dan eksplorasi kaca di Indonesia
  4. Memperkenalkan Ararya dalam berbagai event fashion dengan nuansa dan khas Indonesia
  5. Membawa Ararya di setiap event kebudayaan di Indonesai maupun Internasional

Kerajinan manik-manik kaca merupakan peninggalan aksesoris dari dulu hingga sekarang. Permasalahan timbul karena kurangnya pengembangan desain baru. Akibatnya penghasilan menurun dan semakin berkurangnya pengrajin. Jumlah pengrajin ditahun 2000 berjumlah 30-an dan sekarang berkisar 20 orang. Dibutuhkan pengembangan manik-manik kaca yang sesuai tren saat ini dengan eksplorasi material tersebut. Gagasan eksplorasi kaca merupakan inovasi untuk meningkatkan produktifitas dan pendapatan. Dan sebagai terobosan baru brand aksesoris fashion asli Indonesia. Studi dan analisa proses desain menggunakan metode pengumpulan data literatur, penelitian langsung, wawancara, storytelling, kuesioner, persona, dan focuss group discussion.

Ekplorasi kaca merupakan kegiatan utama untuk menghasilkan produk baru. Eksplorasi kaca dilakukan di Yogyakarta sebagai pembuat contoh, dan diperbanyak di Jombang. Variasi bentuk diambil dari inspirasi tema yang diambil yaitu Kupu Dayoh dan Madu Era Ara. Kriteria desain yang diterapkan mengenai estetika, fungsi dan produksi. Konsep produksi menggunakan metode hybrid, produksi material kaca dilakukan dengan tangan pengrajin sedangkan metal menggunakan mesin. Konsep tersebut menghasilkan keunggulan desain produk yaitu modern, unik, dan detail. Setiap seperangkat perhiasan terdiri dari kalung, sirkam, anting, cincin, dan bros. Material perhiasan menggunakan hasil eksplorasi kaca dan metal. Produk tas menggunakan material kulit dengan aksen kaca. Produk sepatu dan sandal menggunakan material jacquard, kulit dan aksen kaca. Produk tersebut beridentitas Ararya. Setiap produk berciri modern, urban, detail dan bernuansa lokal Indonesia. Target konsumen Ararya adalah wanita yang bersemangat, mudah bergaul dan menarik.