Trigona adalah sebuah pengembangan desain aromatic candle holder biophilic yang terinspirasi dari filosofi lebah trigona yang selalu membangun komunitasnya dan menghasilakan manfaat yang ‘manis’ dari cara hidup ‘memulung’ bahan pangan. Desain ini kemudian dikembangkan menjadi bentuk vas bunga sehingga menjadi satu kesatuan series home decoration. Konsep sustainibility dan neighborhood spirit tertuang dalam pemilihan material serta alur produksi produk ini. Lilin aromatic dibuat dari daur ulang minyak jelantah yang diproduksi Bersama komunitas ibu rumah tangga di Bantul, Jogja, yang sebelumnya telah diberi pelatihan terkait pemanfaatan limbah jelantah. Struktur candle holder terbuat dari clay limbah produksi keramik dan pewarnaan ceramic glaze terbuat dari limbah botol kaca produk kosmetik yang diproduksi Bersama pengrajin keramik di Sleman, Yogyakarta.
Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan konsumsi rumah tangga, mengingat mengolah makanan dengan cara digoreng merupakan cara yang paling familiar di Indonesia. Jumlah limbah dari nilai rata-rata konsumsi minyak goreng oleh 200KK dalam 1 RW adalah 300 liter. Limbah ini dapat merusak lingkungan apabila tidak diolah. Dari sisi nilai ekonomi, jumlah belanja minyak goreng rata-rata rata per-200 kk adalah Rp 5.000.000. Jumlah ini akan hangus menjadi limbah dan menilai Rp 0 apabila tidak dimanfaatkan kembali. Di sisi lain, saat ini trend penggunaan skincare dan kosmetik meningkat sangat pesat. Semakin banyaknya kosmetik yang dijual, maka akan semakin tinggi juga jumlah sampah kemasan (dapat berbahan plastic, kaca, bahkan metal) yang dihasilkan. Jika tidak dikelola dan didaur ulang dengan baik, sampah bekas wadah kosmetik bisa menumpuk dan menjadi masalah lingkungan. Berdasarkan data dari Environmental Protection Agency (EPA), kurang lebih 25% sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir adalah sampah kemasan. Padahal, khususnya sampah kaca membutuhkan waktu satu juta tahun untuk dapat terurai. Produk Seri ini merupakan inisasi awal untuk mengelola limbah jelantah, kaca, dan clay menjadi produk yang memiliki nilai lebih tinggi.
Indonesia Fashion and Craft Awards 2024
Kriya
Nalan, Sendangsari, Minggir
Produk