figure
tenant

Inovasi Produk Busana Menggunakan Limbah Kulit Kakao Sebagai Pewarna Tekstil pada Brand Kacarita

Ni Putu Anggita Okta Pramesti

Busana sustainable dengan konsep modern etnik menggunakan bahan kain organik dan pewaraan alami dengan limbah kulit buah kakao dari kabupaten Jembrana

Banyak bahan kimia digunakan dalam pembuatan pakaian karena memiliki banyak keuntungan seperti tahan air, anti noda, tahan lama, dan pilihan warna beragam. Namun, dibalik keuntungan yang didapatkan, pewarna tekstil sintetis menimbulkan efek samping bagi lingkungan dan kesehatan pekerja. Pewarna alami merupakan alternatif pewarna yang tidak beracun, dapat diperbarui dan ramah lingkunagan. Pewarna yang diterapkan pada koleksi ini adalah menggunakan limbah kulit buah kakao yang berasal dari Kabupaten Jembrana sebagai pemasok kakao terbesar di Bali, bahan yang manfaatkan adalah kukit buah kakao yang terbuang selepas panen dan kakao yang mengalami pembusukan di pohon. Memberikan manfaat bagi para petani dalam mengurangi limbah sisa panen dan produksi dan diharapkan dapat mengurangi pemakaian pewarna sintetis.

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2024

Kategori:

Fesyen

Alamat:

Jalan Ngurah Rai, no. 133, Dauhwaru

Produk

Inovasi Produk Busana Menggunakan Limbah Kulit Kakao Sebagai Pewarna Tekstil pada Brand Kacarita

figure
figure

Butuh info layanan atau program BPIFK?
Yuk tanya langsung!

Contact BPIFK