figure
tenant

Manjalita

Ulvi Nur Isnaini

Terispirasi dari tren bahan/kain dengan penambahan bordiran sehingga memberikan motif 3D pada busana. Namun karena susah di cari dan cenderung mahal, Dari hal itu saya mencari referensi bagaiman saya bisa membuat busana dengan motif 3D. Saya menemukan beberapa referensi dan memvisualkan lewat kain mperca yang saya miliki, walaupun dengan waktu dan effort yang lebih namun hasil dari perca ini sangat memuaskan. Dari perca yang dipakai untuk pembuatan vest maupun busana lain dengan teknik ini dapat mengurangi limbah sampah produksi fashion. Dari perca yang di kawinkan dengan tenun menjadi sebuah karya yang menarik, design yang terdiri dari bawahan dan atasana (outer) menjadi sebuah koleksi yang saling berkesinambungan. Design dengan konsep funny namun tetap elegan dengan target pasar wanita yang sadar dengan sustainability fashion.

Sebagaimana yang kita tahu limbah dari produksi fashion yang terus menumpuk dikarena fast fashion yang marak saat ini menjadi latar belakang saya membuat design ini. Dari perca yang menjadi limbah produksi fashion ini bagaimana mana supaya bisa dijadikan produk fashion yang menarik dan fashionable sehingga banyak digemari konsumen dan mengurangi limbah sampah fashion dalam bentuk perca. Ketertarikan saya terhadap wastra Indonesia terutama saat ini saya tertarik pada wastra tenun di daerah saya yaitu tenun klaten Jawa Tengah memunculkan ide untuk membuat produk etnik namun tatap sustanable. Sehingga dapat menarik minat konsumen pada wastra etnik tenun klaten yang sebenarnya menarik namun jarang dilirik. Dari design yang saya buat kebutuhan perca dimulai dari minimal 8cm untuk pembuatan motif 3D dari perca, hal ini dapat memanfaatkan perca kecil kecil yang susan untuk diproduksi kembali menjadi busana. Selain perca berukuran kecil dari design saya juga membutuhkan perca berukuran sedang sebagai bahan utama pembuatan busana. Dalam proses memvisualisasikan design melewati tahapan yang rumit dan membutuhkan sumber daya manusia untuk memproduksi design tersebut. Sehingga diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dari design yang saya buat. Selain menggunkan mesin jahit banyak prose manual supaya terbentuk produk tersebut.

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2024

Kategori:

Fesyen

Alamat:

Manggeh Tegal Gede Karanganyar Jawa Tengah

Produk

Manjalita

figure
figure

Butuh info layanan atau program BPIFK?
Yuk tanya langsung!

Contact BPIFK