figure
tenant

Serenity in Motion

Ulfah Uswatun Hasanah

Terinspirasi dari pemikiran humanism untuk membangun masyarakat yang lebih manusiawi dan sejahtera. Empati serta nilai-nilai etis yang dianut tercermin dari penampilan yang bersahaja dan tidak berlebihan. Mereka banyak mengangkat bentuk-bentuk busana basic yang casual. Konsep Design : Berfokus pada nilai-nilai kemanusiaan seperti empati, etika, dan kesejahteraan masyarakat. Dengan inspirasi ini, desain fashion dapat mencerminkan kesederhanaan dan kepraktisan, mengangkat bentuk-bentuk busana yang casual dan basic. Ini sejalan dengan konsep fashion timeless dan sustainable dengan beberapa alasan: Timeless Fashion : Kesederhanaan dan Klasik, Fokus pada Kualitas, Fleksibilitas dan Kepraktisan. Sustainable Fashion : Penggunaan Bahan Ramah Lingkungan, Produksi Etis, Daur Ulang dan Daur Pakai, Minimalisme.

Analisis masalah : Masalah Sosial : Overconsumption (Budaya konsumsi yang berlebihan menyebabkan akumulasi barang-barang yang tidak diperlukan, menciptakan limbah dan ketidakseimbangan ekonomi). Masalah Lingkungan : Limbah Fashion (Banyak bahan dan proses dalam produksi fashion yang menggunakan bahan kimia berbahaya, merusak ekosistem dan kesehatan manusia dan polusi lingkungan). Konsep design outfit akan menggunakan teknik layering dengan tujuan mewujudkan konsep timeless dan sustinable yang disesuaikan dengan tren fashion outfit saat ini. TIMELESS : Fleksibilitas Gaya, Investasi pada Item Klasik, Versatilitas, serta Kualitas dan Ketahanan dari material utama yaitu tenun. 1. Fleksibilitas Gaya: Layering memungkinkan pemakaian berbagai kombinasi pakaian yang bisa disesuaikan dengan musim atau kesempatan. 2. Investasi pada Item Klasik: Dengan layering, Anda dapat fokus pada investasi dalam pakaian dasar berkualitas tinggi yang memiliki desain klasik dan bisa dipakai dalam jangka waktu lama. 3. Versatilitas : Pakaian yang cocok untuk layering cenderung lebih versatile dan bisa dipakai dalam berbagai cara, sehingga mengurangi kebutuhan untuk membeli pakaian baru setiap musim. Ini membantu menciptakan wardrobe yang efisien dan tahan lama. SUSTAINABLE : Pengurangan Konsumsi, Pemakaian Maksimal, Perpanjangan Umur Pakaian, Adaptasi Musim, Mendukung Kearifan Lokal, Ramah Lingkungan. 1. Pengurangan Konsumsi: Layering memungkinkan Anda untuk menciptakan banyak tampilan berbeda dengan item yang sama, mengurangi kebutuhan untuk membeli pakaian baru. Ini membantu mengurangi konsumsi dan produksi pakaian, yang pada gilirannya mengurangi dampak lingkungan dari industri fashion. 2. Pemakaian Maksimal: Dengan layering, pakaian dapat digunakan sepanjang tahun, bukan hanya pada musim tertentu. Ini meningkatkan frekuensi penggunaan setiap item dalam lemari pakaian Anda, yang merupakan prinsip utama dalam fashion berkelanjutan. 3. Perpanjangan Umur Pakaian: Teknik layering dapat membantu melindungi pakaian dari keausan. Misalnya, mengenakan t-shirt di bawah sweater dapat mengurangi frekuensi pencucian sweater, memperpanjang umur pakaiannya. 4. Adaptasi Musim : Layering memudahkan penyesuaian pakaian dengan perubahan cuaca tanpa perlu membeli pakaian baru. Anda bisa menambahkan atau mengurangi lapisan untuk kenyamanan termal, memaksimalkan penggunaan pakaian yang sudah Anda miliki.

Tahun:

Indonesia Fashion and Craft Awards 2024

Kategori:

Fesyen

Alamat:

AZZAFIRA RESIDENCE B13 BANGUNTAPAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Produk

Serenity in Motion

figure
figure

Butuh info layanan atau program BPIFK?
Yuk tanya langsung!

Contact BPIFK